BERSIAP untuk menang atau "kalah". Ini penting, teman! Banyak orang yang hanya mempersiapkan dirinya untuk menjadi pemenang atau meraih keberhasilan saja, tepai lupa untuk mempersiapkan dirinya untuk 'kalah' atau gagal. Kemenangan menjadi begitu berarti saat kita mengetahui dan menempuh kemenangan itu dengan sebenar-benarnya, dengan cara yang bersih dan usaha yang optimal. Maka kemenangan bukan menjadikan berhenti untuk berusaha, sebab, kemenangan saat ini harus menjadi semangat untuk meraih kemenangan di fasse berikutnya.Bagaimana dengan bersiap untuk gagal? Kalah? Belum berhasil? sebenarnya saat kita berhenti berusaha, itulah kekalahan yang sebenarnya. Kita belum gagal saat kita masih mampu berusaha. Ada kata-kata yang sangat dalam dari tokoh pergerakan Islam, Hasan Al-Banna. Beliau berkata, "Batas antara kesuksesan dan keberhasilan adalah Keputusasaan".
Seseorang yang dalam dirinya telah terjangkiti penyakit putus asa, dia merasa sangat lemah meskipun masih bertenaga, merasa miskin meski berharta, merasa minder meskipun masih memiliki potensi diri yang tinggi.
Berarti ..., kegagalan hanyalah satu fase untuk mengevaluasi diri tentang segala usaha dan niatan kita Klise memang, tapi ini benar. Mengapa kita takut gagal? Kebanyakan diantara kita, tidak mau gagal karena takut pada tanggapan orang lain terhadap diri kita. Kita akan siap untuk kalah dan gagal, jika kita mampu berfikir positif, bahwa kita telah melakukan sesuatu yang besar, proses yang hebat dan kegagalan adalah pemicu kita untuk menyempurnakan usaha dan do'a!
Jadi permasalahannya sebenarnya ada pada 'tingkat kebosanan kita' bukan? Saat kita bosan untuk berusaha ... maka kesuksesan, kemenangan akan semakin JAUH!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar